polo

polo

Senin, 26 Oktober 2015

Dampak Teknologi 3D bagi Dunia Perfilman

Teknologi 3D sekarang ini menjadi idaman bagi penikmat film, bagaimana tidak, pengalaman untuk merasakan langsung seperti apa film tersebut dapat menjadi kenyataan dengan adanya teknologi 3D.
Dalam bahasan ini saya akan membahas tentang Teknologi 3D dan dampaknya bagi dunia perfilman.

Teknologi 3D merupakan teknologi yang digunakan untuk membuat gambar dalam film terlihat nyata oleh penonton yang menggunakan kacamata khusus 3D. Pembuatan film 3D juga tidaklah mudah, membutuhkan waktu berbulan-bulan sampai tahunan untuk membuatnya. Proses pembuatan film 3D menggunakan kamera khusus dan pasca produksi yang khusus serta untuk menampilkan nya butuh proyektor khusus.

Disamping biaya produksi dan penanyanganya, dampak yang di timbulkan oleh Teknologi 3D di dunia perfilman sangatlah besar, potensi yang ada pada film action bisa dirasakan secara langsung oleh penonton dan itu juga sangan berpengaruh bagi perkembangan dunia perfilman.

Selasa, 23 Juni 2015

Metode Greedy dan Divide and Conquer


Metode Greedy

Metode greedy merupakan suatu algoritma yang membentuk solusi langkah per langkah dimana pada setiap langkah diambil keputusan yang optimal dalam waktu yang singkat. Greedy itu sendiri di ambil dari kata rakus yang juga bukan merupakan rakus dalam arti sebenarnya melainkan pencarian solusi yang kita anggap optimal demi memecahkan masalah global dan mendapatkan solusi global yang optimal dalam waktu singkat dan biaya yang tidak banyak.

Metode Greedy dipakai dalam pemecahan berbagai macam masalah, diantaranya: 

1. Optimal on tape storage problem
     2. Knapsack Problem 
     3. Minimum spanning tree problem 
     4. Shortest Path Problem

Contoh dari penyelesaian masalah menggunakan metode greedy:
Seseorang akan pergi menuju lokasi B dari lokasi A melalui beberapa titik dengan jarak:
                  - A-D = 12 M               
                  - A-C = 11 M
             - C-B = 9 M 
                - D-B = 10 M

Dengan peta yang menyerupai graf dengan jarak yang sudah ditentukan:
Maka dapat disimpulkan bahwa orang tersebut dapat menuju kota B dari kota A melalu rute A-C-B dengan jarak terpendek dari rute lain yaitu 21 M berbanding jauh dengan A-D-B dengan jarak 22 M.





Metode Divide and Conquer

Metode divide and conquer merupakan metode algoritma yang memecah masalah besar menjadi beberapa bagian-bagian kecil sehingga mudah untuk penarikan solusi dan pemecahan masalah.

Langkah umum dalam pemecahan masalah menggunakan metode divide and conquer adalah:

             1.     Divide: Memecah masalah menjadi bagian kecil
             2.     Conquer: Memecahkan masing-masing masalah
             3.     Combine: Menggabungkan solusi masalah-masalah yang ada

Contoh dari penyelesaian masalah menggunakan metode divide and conquer: