polo

polo

Senin, 28 Desember 2015

Winter Triangle

Winter Triangle sama seperti Summer Triangle, merupakan formasi imajiner menyerupai segitiga dari 3 bintang yang juga merupakan bintang yang diklasifikasikan dalam 10 objek paling bercahaya, yaitu Sirius dari konstelasi canis major, Procyon dari konstelasi canis minor dan Betelgeuse dari konstelasi orion.

1. Sirius

Sirius merupakan bintang yang paling bercahaya pada konstelasi Canis Major dan juga paling bercahaya di langit malam, Sirius berasal dari bahasa yunani "seirios" yang berarti menyala-nyala atau sangat panas. Sirius berbentuk sebuah sistem yang terdiri dari Sirius A sebagai bintang utama dengan massa 2.1 kali lebih besar dari matahari dan Sirius B sebagai bintang katai putih yang sudah melewati fase raksasa merah dengan massa 0.5-0.6 kali matahari. Jarak sistem bintang Sirius ke matahari kira-kira 8.6 tahun cahaya.

2. Procyon

Procyon merupakan bintang yang paling bercahaya pada konstelasi Canis Minor dan paling bercahaya ke delapan di langit malam, Procyon berasal dari bahasa yunani yaitu "prokyon" yang berarti sebelum "sang anjing" dimana sang anjing merujuk kepada Sirius.Procyon, sama seperti Sirius merupakan sebuah sistem bintang dengan Procyon A sebagai bintang utama dan Procyon B sebagai bintang katai putih yang berjarak rata-rata 11.41 tahun cahaya dari matahari.

3. Betelgeuse

Betelgeuse merupakan bintang yang paling bercahaya kedua pada konstelasi Orion dan ke sembilan di langit malam, Betelgeuse berasal dari bahasa arab "bait al-jauza" yang berarti rumah sang raksasa dikarenakan ukuran betelgeuse yang sangat besar. Betelgeuse termasuk bintang raksasa merah dengan massa 5 sampai 30 kali lebih besar dari matahari dan berjarak 640 tahun cahaya dari bumi.

Summer Triangle

Summer Triangle merupakan sebuah formasi imajiner yang membentuk segitiga yang bisa dilihat pada belahan bumi bangian utara. Formasi ini dibentuk oleh 3 bintang yang paling bercahaya dari konstelasi Aquila, Cygnus dan Lyra, bintangnya adalah Altair, Deneb dan Vega.

Istilah Summer Triangle ini dipopulerkan oleh penulis asal amerika yang bernama H. A. Rey dan astronom asal inggris Sir Patrick Moore pada tahun 1950.

Bintang penyusun formasi ini merupakan bintang yang paling bercahaya pada konstelasi masing-masing, bintang-bintang tersebut adalah:

1. Altair

Altair merupakan bintang yang paling bercahaya pada konstelasi Aquila, altair berasal dari bahasa arab "an-nasr at-tair" yang berarti elang yang terbang. Altair berjarak kira-kira 17 tahun cahaya dari bumi, mempunyai massa 1.8 kali lebih besar serta tingkat kecerahan 11 kali daripada matahari.

2. Deneb

Deneb merupakan bintang yang paling bercahaya pada konstelasi Cygnus, Deneb berasal dari bahasa arab yaitu "dheneb" yang berarti ekor, hal ini dikarenakan posisi deneb yang berada paling belakang pada konstelasi Cygnus, menandakan ekor dari sebuah angsa. Jarak Deneb dengan bumi berubah-ubah dari 1550 tahun cahaya, 1340 tahun cahaya dan yang paling jauh 1840 tahun cahaya, Deneb memiliki tingkat kecerahan 60000 kali dari matahari dan diameter 200 kali lebih besar dari pada matahari.

3. Vega

Vega merupakan bintang yang paling bercahaya pada konstelasi Lyra, Vega berasal dari bahasa arab "an-nasr al-waqi" yang berarti elang yang jatuh. Vega berjarak kira-kira 25.3 tahun cahaya dari matahari, mempunyai 2 kali lebih besar serta tingkat kecerahan 50 kali lebih besar daripada matahari.