polo

polo

Selasa, 28 Maret 2017

Tugas 2 - Interaksi Fisik dan User Interface pada Game

Pada pembahasaan kali ini, penulis akan membahas tentang interaksi fisik dan juga user interface pada teknologi game serta game yang menggunakan jaringan atau online.

Interaksi Fisik dalam Teknologi Game

Interaksi fisik dalam game merupakan game yang melibatkan penggunanya untuk menggunakan fisiknya atau tubuhnya untuk memainkan game tersebut. Karena game tersebut melibatkan aktifitas fisik maka game itu pun dapat melatih otot dan tubuh layaknya kita berolahraga. Untuk memainkan game-game tersebut diperlukan device khusus seperti Nintendo Wii, XBOX Kinect dan lainya.
  1. Efek Interaksi Fisik
  2. Interaksi fisik dalam game tersebut dapat menimbulkan efek samping positif maupun negatif, diantaranya:

    1. Efek Positif

      • Mendorong pola hidup sehat
      • Meningkatkan kemampuan motorik tubuh
      • Mengalihkan rasa sakit fisik akibat jarang berolahraga
      • Meningkatkan konsentrasi dan koordinasi mata
      • Meningkatkan koordinasi tangan dan tubuh

    2. Efek Negatif

      • Kecanduan yang berlebihan terhadap game
      • Membatasi hubungan sosial dengan orang lain
      • Menggangu kesehatan jika dimainkan berlebihan

  3. Collision Detection
  4. Selain interaksi fisik antar game dan pengguna, terjadi pula interaksi fisik antar objek di dalam game yang dimaksud dengan colliision atau tumpukkan. Hal ini membuat objek 1 dengan objek yang menyentuhnya menjadi bertumpukkan satu sama lain. Untuk menghindari hal ini, digunakan algoritma yang dinamakan Collision Detection. Algoritma ini mendeteksi jarak antar objek, jika berdekatan maka objek itu pun akan menjauhi satu sama lain untuk menghindari collision. Algoritma ini dipakai secara luas dalam teknologi game untuk membatasi area permainan atau secara khusus untuk menghindari collision antar pemain.

User Interface pada Game Komputer

Antarmuka (Interface) merupakan mekanisme komunikasi antara pengguna (user) dengan sistem. Antarmuka (Interface) dapat menerima informasi dari pengguna (user) dan memberikan informasi kepada pengguna (user) untuk membantu mengarahkan alur penelusuran masalah sampai ditemukan suatu solusi. User interface sangat berperan penting dalam dunia komputer karena dengan adanya user interface maka kemudahan user dalam mengoprasikan suatu perangkat komputer menjadi lebih mudah.

User interface dalam game komputer dapat dibagi menjadi 4 bagian, yaitu:
  1. Diagetic
  2. Elemen User Interface yang diegetic ada dalam dunia permainan sehingga para pemain dapat saling berinteraksi dengan mereka melalui visual, audible atau haptic. Elemen user interface diegetic yang dieksekusi dengan baik dapat meningkatkan pengalaman narasi untuk pemain, memberikan pengalaman lebih mendalam dan terintegrasi.

  3. Non-Diagetic
  4. Lalu ada elemen diegetic non-tradisional atau elemen non-diagetic, elemen ini memiliki kebebasan untuk menghapus dari fisksi permainan dan geometri. User interface ini juga hanya terlihat dan terdengar ke pemain di dunia nyata karena desain user interface ini juga menggunakan visual Heads-Up Display. Jika dilakukakn dengan benar para gamers tentunya tidak akan tahu itu ada.

  5. Spatial
  6. Elemen user interface spatial ini berdeda dengan diegetic atau non-digetic karena disajikan dalam ruang permainan dengan atau tanpa suatu entitas dari dunia permainan yang sebenarnya. Elemen ini digunakan untuk memberikan informasi lebih kepada pemain dan mencegah mereka dari melompat ke layar peta.

  7. Meta
  8. Elemen ini tidak selalu divisualisasikan spasial untuk pemain merupakan gambaran yang bisa muncul di dalam dunia game. Dalam dunia game juga sering kali kita jumpai beberapa adegan dalam game tersebut yang harus mengeluarkan percikan darah pada kamera untuk menunjukkan kerusakan parah pada karakter yang dimainkan.

Grafik Scene pada Game Komputer

Grafik scene pada game komputer biasanya dapat dibagi menjadi 2 bagian, yaitu:
  1. Visibility
  2. Visibility merupakan tampilan grafik scene game pada komputer. Bagaimana sebuah game terlihat oleh user agar menarik dan berkualitas sehingga user menikmati game tersebut. Visibilty tersebut dibagi menjadi 2 bagian yaitu 2D dan 3D.

    1. 2D Graphic
    2. Gambar 2D juga berperan dalam membuat game ini yaitu sebagai texture untuk object, sebagai latar belakang seperti langit dan pemandangan, sebagai meteran untuk nyawa dan gambar untuk speedometer pada game racing.

    3. 3D Graphic
    4. Merupakan model/object 3D yang nantinya akan dijadikan sebagai karakter utama, bangunan, object-object seperti senjata, musuh, permukaan tanah, pohon, bukit dan objek lainya yang mendekati ke dunia nyata.

  3. Level of Detail
  4. Level of detai merupakan teknik untuk membuat gambar atau objek yang berada pada radius tertentu dari objek utama menjadi terlihat detail dan objke lain yang berada diluar radius objek utama menjadi tidak terlihat atau terlihat buram. Teknik ini sangat berguna untuk mengurangi beban kerja saat game merender graphic yang mendetail.

Game Berjaringan (Online)

Game merupakan permainan yang menggunakan media elektronik, yang merupakan suatu hiburan berbentuk multimedia yang dibuat semenarik mungkin untuk menyenangkan hati pemainnya. Jaringan adalah kumpulan sistem yang terdiri dari beberapa perangkat yang saling terhubung untuk mendapatkan hasil tujuan yang sama. Dengan kata lain dapat dikatakan perangkat-perangkat ini dihubungkan agar dapat terkoneksi satu sama lain.

Dari pengertian diatas, dapat dikatakan bahwa game berjaringan (online games) adalah suatu jenis game komputer yang dapat dimainkan oleh multi pemain melalui internet. Biasanya disediakan sebagai tambahan layanan dari perusahaan penyedia jasa online dan dapat diakses langsung atau melalui sistem yang disediakan dari perusahaan yang menyediakan permainan tersebut. Dalam game online terdapat dua unsur utama, yaitu server dan client.

Server melakukan administrasi permainan dan menghubungkan client. Sedangkan client adalah pengguna permainan yang memakai kemampuan server. Game online juga dapat dikatakan sebagai bagian dari aktivitas sosial, karena pemain dapat saling berinteraksi secara virtual dan dapat menciptakan suatu komunitas dalam permainan tersebut.

Referensi

Tidak ada komentar:

Posting Komentar